Kerana Kanser, Dia Lumpuh Habis dan Waktu Hidupnya Tidak Lama, Pada Hari Pernikahannya, Suaminya Melakukan Hal yang Buat Semua Tetamu Menangis!

Dalam keadaan yang sulit, kadang-dang kita akan menemukan cinta yang paling berharga. Seorang ahli kecantikan berusia 28 tahun kehilangan kemampuannya untuk berjalan kerana kanser, namun tunangannya tetap menemaninya dan tidak meninggalkannya.

8 minggu kemudian, keduanya mengadakan pernikahan mereka sesuai seperti yang telah dirancang.

Martine Kilminister dan Christopher, West Yorkshire, Inggris, telah bercinta selama 12 tahun. Pada bulan Jun tahun lalu, Martine mulai menderita sakit punggung, namun kerana usianya yang masih muda, doktor berfikir masalah yang dialaminya tidak serius.

“Awalnya, saya mengira hanya tertekan saraf saja, namun rasa sakitnya sangat menyakitkan, jadi saya terus kembali ke doktor. ” kata Martine.

Sampai pada bulan Agus lalu, kakinya terasa mati rasa. “Setelah diperiksa, ternyata ada benjolan besar di tulang belakang saya.”

Martine didiagnosis tumor sistem saraf pusat stadium keempat. Tumornya tumbuh di tulang belakangnya sehingga rumah sakit tidak dapat mengoperasinya dan hanya dapat mengurangi pertumbuhan benjolannya. Doktor mengatakan kemungkinan hidupnya hanya tinggal 6-18 bulan saja.

 

“Saya sudah lama bertunangan dengan Christopher, namun setelah penyakit saya, kami tahu kami harus segera merencanakan hari besar kami.” kata Martine.

 

Keadaannya memburuk dengan cepat dan tubuh bagian bawahnya perlahan-lahan lumpuh total sampai akhirnya ia tidak bisa jalan. “Saya hanya ingin membuat lebih banyak kenangan dengannya. Saya selalu ingin menikahi Christopher.”

Setelah Martine benar-benar lumpuh, mereka pun segera menyiapkan pernikahan. Hari H-nya, Christopher tiba-tiba menggendong Marine dan mengajaknya menari.

“Saya tidak pernah mengharapkan ia akan menggendong saya. Ini adalah kejutan buat saya. Walau saya lumpuh total, ia masih berusaha dan mengajak saya menari. Banyak tamu yang menangis melihat hal itu. Hari itu adalah hari yang emosional. Saya menikmati setiap detiknya.” cerita Martine.

Meski persiapannya terburu-buru, Martine mengatakan bahwa pernikahannya sangat sempurna. “Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya harus di kerusi roda pada hari pernikahan saya. Tapi semuanya sangat indah. Saya memiliki suami, teman dan keluarga yang terbaik. Itu lah yang paling penting,” katanya.

Martine juga mengatakan akan melawan kanser ini. Tahun depan mereka juga akan pergi bulan madu.

Pasangan ini melihat kepercayaan, keberanian, dan cinta sejati. Semoga Martine berhasil melawan kansernya dan hidup bahagia dengan keluarganya.

Jangan lupa didoakan yah! SHARE artikel ini kepada teman-temanmu.

Sumber: Dailymail via IniSerius.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*